Bola Trading.
Konsep Baru - Mudah Dijalankan - 100% Profit - Minim Risiko - Terbukti Berhasil!

Selamat Tahun Baru 2018 dan Piala Dunia!

Selamat Tahun Baru 2018
Selamat Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 Kawan! Mari kita introspeksi dan capai target baru di tahun depan! 
Tak terasa kita sudah di penghujung akhir tahun 2017. Musim liga sepakbola yang dimulai sekitar pertengahan bulan Agustus kemarin sudah berjalan setengah musim. Beberapa klub sudah mati-matian mencoba mengamankan posisi mereka dalam mengejar poin meski jalan panjang masih sangat terbuka hingga masa akhir 3/4 musim. Banyak suka duka seru senang perasaan dag dig dug yang mungkin sudah kita lewati bersama di industri taruhan bola yang mega spektakuler ini. Entah itu soal melihat livescore, mengecek skor, menyaksikan penalti, dsb. Anda pasti mengerti apa maksud kami jika bertaruh bola. Dan berikut di bawah ini adalah semacam review dari kami yang mungkin bisa dijadikan semacam input, introspeksi atau pemacu semangat untuk tahun 2018 ke depan. Semoga tahun 2018 ini lebih baik dan menguntungkan buat kita semua.

Pencapaian Hasil Trading 2017

Sepanjang tahun 2017 mulai dari pertengahan musim bola 2016/2017 (Januari 2017) hingga musim bola 2017/2018 yang sudah berjalan setengah musim ini, hasil dari trading yang kami dapatkan kurang lebih 2 unit mobil MPV dan sejumlah jalan-jalan liburan ke luar negeri. Ya lumayanlah meski memang ada meleset dari target awal. Kalau hadiah-hadiah hiburan sudah tidak berhasil kami raih karena ada yang jauh lebih gesit. Maklum karena kami memiliki kesibukan masing-masing dan trading bola ini hanya sebagai pekerjaan atau hobi sampingan yang tentunya menghasilkan uang.

Bagaimana dengan rekan-rekan sekalian? Semoga mencapai targetnya masing-masing. Setiap orang pasti punya target tersendiri. Yang penting tidak minus. Kalau masih kurang tak perlu kecewa sebab bisa kita kejar lagi di tahun 2018 ke depan. Tentunya ada laga-laga Piala Dunia 2018 di Rusia yang mantap sekali memanen uang. Pasti ramai bursa pasaran taruhan bola di 2018 ini. Jadi bersiap-siap Kawan! Pokoknya sepanjang tahun selalu ada pertandingan bola. Tidak perlu kuatir tidak kebagian uang, yang perlu dikuatirkan adalah jangan sampai modal habis karena keserakahan kita sendiri. Mau untung malah buntung!
  
Tren Trading 2018

Di akhir tahun 2017 ini, kami sempat dibuat kaget oleh sejumlah aksi-aksi trading yang sangat marak ditawarkan baik lewat dunia nyata atau dunia maya. Kalau anda mengikuti perkembangan dunia bisnis khususnya investasi pasti pernah mendengar yang namanya crypto currency (mata uang digital). Belakangan ini lagi heboh. Salah satunya adalah bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH) atau yang lainnya seperti monero, dan masih banyak lagi lainnya. Ada yang cukup bagus dan tidak tertutup kemungkinan sebagian besar akan berakhir dengan penipuan massal (scam). Jadi pintar-pintar saja jika ingin ikut trading atau investasi di mata uang digital.

Kalau dilihat dari konsep trading dalam meraih profit, tentu saja butuh modal besar untuk bisa terjun bermain BTC (Bitcoin) meski di awal tahun 2009 silam harganya sangatlah murah tak lebih dari Rp USD 100. Jika waktu itu kita bisa membeli 10 koin saja maka sekarang kita sudah jadi miliarder. Namun sayang, kesempatan dan informasi kadang terbatas sampai ke telinga kita. Begitu sudah sampai ke telinga kita sudah tidak karu-karuan nilainya. Di tahun 2017 ini saja harganya melonjak di atas Rp 200 jutaan untuk satu koin BTC. Namun masih banyak juga yang memburunya dengan harapan harganya mencapai Rp 500 juta per koin akhir tahun 2020. Wow! Boleh-boleh saja bagi yang berbakat dan punya modal besar.

Crypto currency termasuk bitcoin bukan investasi yang pasti menguntungkan. Semakin menawarkan margin profit tinggi maka semakin berisiko untuk mengalami kerugian juga. Hukum alam investasi "high risk high gain" atau "no pain no gain" tak bisa dibantah. Jika harganya turun drastis sudah pasti rugi puluhan bahkan bisa ratusan juta rupiah dalam hitungan menit. Meski demikian masih banyak orang ikut mengadu nasib dan berharap kepintaran serta dewi keberuntungan berpihak mereka. Berbagai bisnis mata uang digital dan trading-trading lainnya akan semakin tren tawarannya di tahun-tahun ke depan.

Jadi kalau kita pikir-pikir, bagaimana perbandingannya dengan bola trading ini? Jika untuk urusan mencari duit, kami lebih sarankan melakukan bola trading. Mengapa? Karena modal yang kita butuhkan tidak harus sampai ratusan juta rupiah atau puluhan juta rupiah. Bahkan hanya dengan beberapa ratus ribu saja sudah bisa melakukan trading. Memang margin profitnya tidak sefluktuatif mata uang digital semacam bitcoin tetapi kita juga memiliki risiko yang sangat minim. Namun jika dibandingkan beberapa produk mata uang digital lain semacam monero, jelas bola trading lebih unggul karena margin kita lebih besar. Selain itu modal kita tidak habis seiring berjalannya waktu seperti monero di akhir masa kontrak. Di samping itu modal kita sangat likuid di mana kapan pun ingin kita tarik selalu bisa. Bandingkan dengan bitcoin yang kalau posisi rugi kita tarik (jual) pasti tamatlah riwayat kita. Harus kita pegang terus sampai harganya naik melebihi posisi waktu kita beli. Kurang lebih seperti itulah gambaran yang ingin kami berikan.

Intinya kami hanya ingin anda sadar bawah lihatlah di luar sana ada ribuan, puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang yang begitu semangat trading entah itu lewat saham, forex, reksadana, valas, mata uang digital, dan berbagai produk derivatif dari pasar uang dan pasar modal. Hanya mengharapkan profit tak lebih dari 10% per hari yang tidak begitu likuid mereka saja mau dan rela belajar mati-matian, mengamati layar komputer sepanjang waktu, berdiskusi, menghadiri seminar, membaca dan mencerna informasi-informasi di media massa dan internet. Lalu mengapa kita yang begitu simpel di bola trading tidak mau belajar dan terus belajar? Margit profit kita sampai 40% per laga sangatlah besar bahkan menakutkan banyak orang. Tidak bisa ditemui di bisnis trading manapun. Kalau kami bisa menghasilan maka anda pun pasti bisa menghasilkan!

Tren Bola Trading Masa Depan

Oya, kami juga ingin informasikan bahwa beberapa waktu lalu di salah satu hotel mewah di Jakarta Barat yakni Pullman Hotel di Central Park Mall, ada diadakan semacam seminar pengenalan soal bola trading (sportbook trading). Pesertanya pun undangan terbatas. Hanya saja yang ditawarkan adalah seperti Betfair atau Surebet. Mengambil selisih odds di berbagai pasaran bola dunia dan dibenturkan untuk meraih profit. Hal ini memang masuk diakal hanya saja tidak semudah itu untuk dilakoni pribadi per pribadi. Sebab mereka memiliki software yang nilainya miliaran rupiah.

Di seminar tersebut yang diadakan oleh konsorium beberapa orang hebat dari berbagai negara di Asia termasuk dari Indonesia menawarkan semacam peluang kerjasama investasi. Jadi kita yang mau ikutan boleh menyetorkan modal minimal USD 1.000 (Rp 13 jutaan) yang akan mendapatkan pembagian profit sekian persen. Tak lebih dari 2% untuk sekali trading atau sesuai skema yang diperjanjikan (bisa saja per hari profitnya).  Jadi dengan invest modal 13 juta tersebut kurang lebih mendapatkan profit Rp 200 ribu. Memang ini logis dan dipraktekkan langsung dengan ngebet bola per laga di atas Rp 1 milyar rupiah. Terpampang jelas di layar komputer live. Konsepnya memang benar dan tidak menipu. Mereka butuh suntikan investor  karena perlu ngebet bola dengan nilai besar untuk mendapatkan profit maksimal. Hanya saja bayang-bayang penipuan ada di depan mata. Tradingnya tidak menipu tetapi yang bisa menipu adalah sindikat konsorsium tersebut di mana bisa saja melarikan uang kita dengan alasan ada kesalahan sistem/program yang membuat trading tersebut rugi dan tidak menghasilkan laba. Karena memang tidak ada bisnis yang 100% tanpa risiko.

Jadi kami yakin di tahun 2018 nanti dan kedepannya, anda akan menemukan tawaran-tawaran seperti ini. Kalau ada silakan dihadiri seminar tersebut dan tidak ada ruginya. Toh mau join atau tidak adalah urusan belakangan dan tidak diwajibkan. Namanya seminar peluang bisnis. Makin banyak yang kita dengar makin pintar dan makin terbuka wawasan kita.

Bagaimana perbandingkannya dengan bola trading yang kami ajarkan. Jelas jauh sekali perbedaannya meski sama-sama mencari selisih perbedaan pasaran odds taruhan bola. Konsepnya sama tetapi prakteknya berbeda. Di sana anda harus berinvestasi dan tidak bisa melakukan trading sendiri. Mereka yang melakukannya untuk anda dan anda hanya menikmati profit sekian persen yang sangat kecil. Di bola trading yang kami ajarkan, andalah yang melakukan itu semua. Andalah sang investor! Suka-suka anda kapan mau trading, kapan mau bersantai, kapan mau berhenti. Target ditentukan sendiri. Semua profit masuk ke kantong anda sendiri dan bisa mencapai 40% per laga. Jadi sangat-sangat jauh selisih keuntungannya.

Di sana sama sekali tidak ada risiko gagal sebab begitu bola dipasang (betting in running) sudah pasti profit. Di bola trading yang kami ajarkan masih memiliki risiko kekalahan meski memang mendekati 0%. Bahkan di bola trading yang kami ajarkan jika pasaran bolanya bagus bukan cuma 0% risiko tetapi bisa plus kanan kiri. Di sana jika diizinkan maka anda harus membeli software yang mungkin dijual ratusan juta rupiah. Di bola trading yang kami ajarkan, anda tidak perlu software apapun. Trading semudah 123 layaknya bertaruh bola seperti pada umumnya.

Gitu saja dulu ya rekan-rekan trader semua. Selamat Natal 2017 bagi anda yang merayakannya dan selamat Tahun Baru 2018 buat kita semua! Selamat berliburan akhir tahun bagi semuanya!

Salam trading dan salam sukses di tahun 2018. 
  
Ika Putri Ika Putri Author

Artikel Terpopuler